Update: Majikan yang Menuduh TKW Ini Mencuri 10 Kali Dalam 6 Tahun Lebih Kejam, Berikut Kesaksian Mantan TKWnya dan Majikan Akan Dipolisikan Jika N Bersedia

  • Whatsapp

Kemarin warganet dikejutkan lagi atas berita yang memuat kasus dari PMI berinisial NA, ia dilaporkan majikan dengan tuduhan pencurian dan pinjam uang ke majikannya lalu kabur.

Kemarin Faisal soh yang dimintai bantuan oleh salah satu instansi pemerintah juga ikut membantu mencari keberadaan NA melalui siaran langsung di akun Facebooknya.

Bacaan Lainnya

=== Banner iklan disini

Namun, dari ribuan coment yang masuk ada beberapa PMI yang mengenal NA dan ada juga yang mengaku pernah bekerja satu majikan dengan NA.

Melalui live nya hari ini (6/3) Faisal mengatakan kalau ia mencabut atau menghentikan pencarian NA karena adanya pengakuan dari tiga PMI yang mengaku pernah bekerja di sana. Sedangkan untuk NA yang melarikan diri Faisal menyerahkan keputusannya kepada yang bersangkutan.

Dalam livenya yang berdurasi kurang lebih 20 menit tersebut Faisal menghubungi tiga PMI tersebut dan mewawancarai mereka terkait majikannya serta video pengakuan NA bahwa ia telah beberapa kali mencuri uang dan baju majikan yang viral kemarin.

PMI yang pertama dihubungi berinisial U, ia mengaku bahwa selama bekerja di majikan itu ia sering dipotong gaji karena alasannya lupa mematikan lampu atau lupa membuang sampah.

Menurut pengakuannya apabila ia melakukan kesalahan, selain dipotong gaji juga disuruh istirahat keluar dan tidak boleh bekerja.

U mengatakan kalau job sebenarnya menjaga nenek, namun selain menjaga nenek juga sering disuruh membersihkan rumah kontrakan milik majikan dan rumah-rumah orang lain.

U yang bekerja dengan NA setelah NA menambah kontrak mengaku tidak mengetahui soal video tersebut.

“Saya tidak tahu video Itu, mungkin itu video yang dulu. Karena saya bekerja di situ NA sudah menambah kontrak, ” jelas U yang bekerja tidak habis kontrak.

U juga mengaku tidak diperbolehkan memegang hp, dan hanya boleh membawa hp kalau lagi keluar.

Nana adalah PMI kedua yang dihubungi Faisal mengatakan hal yang sama dengan U. Selain menjaga nenek ia juga bekerja diluar yaitu membersihkan kontrakan dan tidak ada tambahan gaji.

“Saya disuruh kerja diluar tapi tidak ada tambahan gaji malah saya sering dipotong gaji,” aku Nana yang bekerja genap tiga tahun di majikan itu.

Nana juga mengaku tidak dibolehkan memegang hp, namun pada saat itu ia baru membeli hp setelah bekerja selama 2,5 tahun Itu pun hanya digunakan seminggu sekali.

Selain Itu, Nana mengaku kalau majikannya melarangnya bicara dengan siapapun.

“Apabila kebetulan sedang membuang sampah, saya disuruh segera lari dan jika bertemu dengan tetangga atau siapapun dilarang ngobrol, ” ungkap Nana.

Menanggapi isi video dari NA yang direkam majikannya itu, Nana mengatakan kalau ia tidak tahu tentang hal itu.

Namun Nana mengaku kalau majikannya Itu licik, ia sering dipotong gaji dan disuruh ganti rugi. Apabila majikan mengatakan sudah menganggap PMI seperti saudaranya itu, menurut Nana tidak benar dan kenyataannya bertolak belakang, tidak seperti Itu.

Siti, PMI ketiga yang dihubungi Faisal saat ini sudah di Indonesia. Siti juga mengaku kalau ia pernah bekerja berdua dengan NA di majikan itu. Seperti yang diceritakan kedua PMI di atas, Siti juga mengaku sering dipotong gaji oleh majikan.

Adapun terkait video NA, Siti mengatakan kalau ia mengetahuinya. Siti menceritakan bahwa waktu itu NA baru datang ke Taiwan sekitar enam bulan. Karena mereka sering disuruh membersihkan rumah orang, waktu itu mau lebaran Imlek ada orang yang memberi mereka uang dan mereka diminta untuk tidak memberitahu majikannya.

Siti menghabiskan uang tersebut untuk dibelanjakan, sementara NA tetap menyimpannya hingga pada saat NA mau pulang majikan menggeledah kopernya dan menemukan uang tersebut. [haniTW]



Pos terkait