Update: Kotak Hitam Sriwijaya Air Ditemukan, Penyebab Kecelakaan Akan Terungkap dan Hingga Hari Ini 74 Katong Jenazah Berhasil Dievakuasi dan 4 Korban Teridentifikasi

  • Whatsapp

Kotak hitam atau black box Sriwijaya Air SJ 182 telah ditemukan oleh tim SAR gabungan pada Selasa (12/1/2021) sekitar pukul 16.00 WIB. 

Berdasarkan siaran Breaking News Kompas TV, kotak hitam ditemukan di antara Pulau Laki dan Lancang, Kepulauan Seribu, Jakarta.

Bacaan Lainnya

=== Banner iklan disini

Kotak hitam itu tampak dibawa oleh kapal sea rider milik Kopaskal. Selanjutnya, kotak hitam itu akan dikirim ke JICT 2 Tanjung Priok, Jakarta Utara, untuk ditindaklanjuti.

Setelah kotak hitam atau black box pesawat ditemukan, melansir How Stuff Work, penyelidik akan membawa perekam ke laboratorium untuk mengunduh data dari perekam dan mencoba untuk merekonstruksi ulang peristiwa. Sistem pembacaan Proses ini membutuhkan waktu berminggu-minggu atau berbulan-bulan untuk menyelesaikannya.

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) telah mengevakuasi total 74 kantong jenazah korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ182 selama tiga hari pencarian.

“Kami juga menemukan 16 kantong puing kecil serta potongan besar pesawat sebanyak 24 kantong,” kata Kepala Basarnas Marsekal Madya Bagus Puruhito di dermaga JICT II Tanjung Priok.

Dari sisi identifikasi yang dipusatkan di Rumah Sakit (RS) Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, tercatat sudah ada empat jenazah yang teridentikasi sampai saat ini. Adapun keempat korban tersebut antara lain;

  1. Jenazah atas nama Okky Bisma, laki-laki, Islam, Jakarta 12 Desember 1991 alamat Kramat Jati, Jakarta Timur. Ia merupakan Crew Flight Attendant.
  2. Jenazah atas nama Asy Habul Yamin, tempat tanggal lahirnya di Sintang, 31 Mei 1984, jenis kelamin laki-laki, agama Islam, alamat Jalan Sakti Nomor 7A, RT 05/06, Kelurahan Patukangan Selatan di Pesanggrahan, Jakarta.
  1. Fadly Satrianto yang merupakan kelahiran, Surabaya 6 Desember 1982, berjenis kelamin laki-laki, Agama Islam, alamatnya Teluk Penanjung 17 RT 04/05 di daerah Pabean Cantian Jawa Timur. Ia merupakan Co-Pilot atau crew ekstra.
  2. Khasanah yang merupakan kelahiran, Lamongan 28 Desember 1970, perempuan, agama Islam, alamatnya Gang Lentoro Jalur III, RT 05/05, Kecamatan Pontianak Barat, Kalimantan Barat.

Kapus Inafis Bareskrim Polri Brigjen Hudi Suryanto mengungkapkan, identifikasi itu bisa dipertanggungjawabkan lantaran ditemukan adanya 12 titik kesamaan dari sidik jari para korban tersebut.



Pos terkait