TKI Asal Tasikmalaya Pulang setelah Karantina di Natuna, Rumah Ortunya Sepi Ditinggal Penghuninya, Kepala Desa: Dia Tetap akan Diterima

  • Whatsapp

Seorang TKI asal Kabupaten Tasikmalaya diketahui turut menjalani karantina di Natuna Kepulauan Riau pasca dievakuasi bersama ratusan orang dari Kota Wuhan, Tiongkok.

Ia adalah Ulus Rusdiana (32), warga Kampung Menol, Desa Tobongjaya, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya.

Ulus termasuk dari dari 238 WNI yang sempat menjalani observasi karantina virus Corona.

Bacaan Lainnya

Dikampung halamannya, pihak desa tempat tinggal Ulus Rusdiana mengaku akan menerima Ulus karena sudah terbebas dari virus mematikan tersebut.

Meski demikian, rumah orang tuanya justru sepi ditinggal penghuninya. Tidak tampak aktivitas penyambutan yang dilakukan kerabat. Sejumlah tetangga mengatakan jika orang tua Ulus Rusdiana sedang tidak berada ditempat.

Kepala Desa Tobongjaya Dedi Rohmatandi mengatakan memang benar jika Ulus Rusdiana merupakan salah satu warganya di Desa Tobongjaya Kecamatan Cipatujah.

Pihaknya mengetahui jika di Tiongkok terjadi penyebaran virus Corona, sehingga Ulus pun harus dipulangkan dan sempat menjalani karantina serta diobservasi di Pulau Natuna, Kepulauan Riau.

“Memang benar jika Ulus warga desa kami, anak dari bapak Karmin. Dirinya sudah 4 tahun bekerja menjadi TKI di Wuhan atau Beijing, Tiongkok,” jelas Dedi pada Sabtu, 15 Februari 2020.

Pihak desa pun baru mengetahui kabar ini pada Jumat, (14/2/2020) malam, jelang kepulangan Ulus dari petugas Dinas Sosial Kabupaten Tasikmalaya.

Saat itu diketahui bila Ulus telah menjalani karantina selama 14 hari sebelum dipulangkan ke kampung halamannya.

Dia menambahkan, dengan adanya kabar bahwa warganya sempat dikarantina karena khawatir terkena virus Corona, pemerintah desa tetap akan menerima.

“Sebagaimana isu yang berkembang bahwa virus Corona itu sangat mematikan, tetapi Ulus ini adalah warga kami. Tetap akan kami diterima,” jelasnya

Hal itu karena, memang Ulus sudah menjalani observasi dan karantina. Hingga dinyatakan bebas dari terjangkit virus Corona. Artinya dengan alasan apapun pihak desa akan terima kedatangan Ulus. (tm)



Pos terkait