Tingkat Pengangguran Taiwan Mencapai Level Tertinggi dalam 7 tahun Karena Pandemi, Ada yang PMI Gajinya Macet Karena Hal Ini

  • Whatsapp

Taiwan, Tingkat pengangguran di Taiwan melonjak menjadi 4,11 persen tercatat pada bulan Mei, tertinggi dalam lebih dari tujuh tahun, karena pasar kerja dipengaruhi oleh situasi pandemi yang sempat melonjak di Taiwan, demikian kata Direktorat Jenderal Anggaran, Akuntansi dan Statistik ( DGBAS).

Dilansir suaraBMI dari CNA Taiwan, tingkat pengangguran naik 0,47 poin persentase di bulan Mei dari bulan sebelumnya dan merupakan yang tertinggi sejak Desember 2013, menurut data DGBAS.

Bacaan Lainnya
=== Banner iklan disini

Sementara jumlah pengangguran pada Mei meningkat 54.000 atau 12,35 persen dari bulan sebelumnya menjadi 489.000. Setelah penyesuaian musiman, tingkat pengangguran Mei adalah 4,15 persen, naik 0,44 poin persentase dari bulan sebelumnya, angka DGBAS menunjukkan.

Ada 11,398 juta orang yang bekerja pada Mei, turun 126.000, atau 1,09 persen, dari bulan sebelumnya, menurut survei pekerjaan bulanan yang dilakukan antara 23-29 Mei.

Selama periode itu, beberapa usaha kecil terpaksa menutup atau mengurangi operasi mereka, di tengah penurunan tajam dalam bisnis karena peringatan COVID-19 Level 3 nasional Taiwan, menurut survei tersebut.

Sementara itu, tingkat partisipasi tenaga kerja negara itu turun 0,33 poin persentase di bulan Mei dari bulan sebelumnya, menjadi 58,82 persen, menurut angka DGBAS. Pada bulan Mei, sektor jasa, yang menanggung beban terberat dari wabah COVID-19 di Taiwan, memiliki 86.000 pekerja yang menganggur, diikuti oleh sektor industri dengan 40.000, menurut survei tersebut.

Jumlah orang yang kehilangan pekerjaan di bulan Mei karena perampingan atau penutupan bisnis melonjak 56.000 dari bulan sebelumnya dan meningkat 3.000 dari bulan yang sama tahun lalu.

Karena wabah COVDI-19, jumlah karyawan yang bekerja kurang dari 35 jam seminggu meningkat 603.000 pada Mei dari bulan sebelumnya, yang merupakan kenaikan bulanan tertinggi sejak 2019, ketika DGBAS mulai mencatat data itu, kata Chen Hui- hsin (陳惠欣), wakil direktur departemen sensus DGBAS. Nah, karena imbas pandemi ini mungkin ada salah satu majikanmu yang saat ini tidak bekerja atau bahkan ada diantara kalian yang gajinya telat atau diropel? Ya semoga tidak ada, kalau terpaksa ada, kamu harus pandai – pandai mengatur keuangan dimasa pandemi seperti ini.