Tertabrak Mobil, TKI Taiwan Asal Tulungagung Sebulan Lebih Tak Sadarkan Diri, Hidupnya Tergantung Pada Alat Medis

  • Whatsapp

Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Tulungagung, Jawa Timur, Catur (28th) yang mengalami kecelakaan tertabrak mobil travel akhir Januari lalu sudah sebulan lebih dalam keadaan koma di rumah sakit Hsinchu, Taiwan.

Demikian dijelaskan oleh Sekretaris Jenderal National Federation of Employment Service Association (NFESA) Taiwan Muriel Yu Senin (24/2/2020) setelah menjenguk Catur.

Bacaan Lainnya

“Hari ini saya menjenguk A Fan (panggilan lain Catur), keadaannya sangat kritis, hidupnya tergantung pada peralatan medis, kasihan sekali dia baru berusia 28 tahun, “jelas Muriel Yu.

Sejak kecelakaan liburan Imlek lalu, lanjut Muriel Yu, A Fan tidak sadarkan diri atau koma hingga sekarang. Tidak ada respon sedikitpun saat ia mengajaknya bicara.

Menurut Muriel Yu, apabila dipulangkan dalam keadaan seperti itu, untuk biaya pesawat, dokter dan suster pendamping saja diperkirakan menelan biaya NTD 2.000.000 atau 900juta rupiah lebih, belum lagi biaya perawatan di rumah sakit Indonesia nantinya.

Selain itu, Muriel Yu yang juga sebagai pengacara dari Catur akan mengusahakan supaya ia bisa mendapatkan haknya serta akan mengajukan kompensasi.

“Saya benar-benar akan mengupayakan untuk membantunya semaksimal mungkin, kasihan sekali, “ucap Muriel Yu yang selama ini sudah banyak membantu mendampingi PMI yang bermasalah di Taiwan.

Ketika ditanya apakah agensi sudah mendatangkan keluarga Catur ke Taiwan. Muriel mengatakan kalau tidak ada halangan Minggu depan ayahnya akan tiba di Taiwan.

“Tidak bisa membayangkan bagaimana keadaan ayahnya nanti setelah melihat kondisi anaknya seperti itu. Mudah-mudahan ada mukjizat untuk kesembuhan Catur, “pungkasnya.

sumber: liputanbmi



Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *