TKW Taiwan Asal Kendal Kasih Air Kencing ke 55 Pasiennya, Pindah Hingga 50 Majikan Dalam Setahun, Dituntut Salah Satu Majikannya Hukuman Seumur Hidup

  • Whatsapp

Taiwan, R asal Kendal TKW Taiwan berstatus Resmi harus menghadapi tuntutan hukuman berat karena apa yang dilakukannya dipergoki majikannya melalui rekaman CCTV.

Majikan yang melaporkannya menggunakan pasal dan tuntutan percobaan pembunuhan dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup atau hukuman mati dan minimal 10 tahun keatas bila terbukti. Dan hukuman paling ringannya adalah 2 tahun percobaan.

Bacaan Lainnya

=== Banner iklan disini

R dituduh memasukkan air kencing kedalam saluran minum dan makan pasiennya. Selain air kencing, ia juga memasukkan air ludah untuk membasuh mata, hidung dan mulut dari pasiennya.
[post_ads]
Menurut Faisal ternyata ada rekaman CCTV dia itu memasukkan botol kedalam ‘***’nya dia, kemudian cairan yang keluar dari dalam tubuhnya, kemudian ia campurkan kedalam saluran minum pasien yang ia jaga.

Saat ditanya Faisal Soh “Mbak kamu ini dituduh apa kamu benar melakukan hal ini?” ia pun dengan santai dan tanpa rasa kuatir menjawab dengan lugas pertanyaan pertanyaan itu.

“Nama kamu siapa mas” Tanya R

“Nama saya Chuni” Jawa Faisal

“Kamu orang Indonesia?” Tanya R

“Iya” Jawab Faisal

Kemduian, R menjawab pertanyaan Faisal di atas, “Iya benar, saya masukin kencing saya karena saya bisa mengobati, saya percaya air kencing saya bisa ngobatin, buktinya sudah 55 orang saya kasih dia minum air kencing saya dan dia sembuh” Jawabnya.

Faisal yang saat itu ada dihadapannya sempat kaget dan melongo mendengar hal itu. Kemudian ia balik tanya, “Kamu tahu darimana air kencing kamu itu bisa ngobatin orang”

Kata R ia sudah menanyakan hal itu ke orang pintar di Indonesia (dukun) dan ia dipercayai ia itu dokter yang bisa nyembuhin pasiennya menggunakan air ludah dan air kencingnya dia.

Faisal sempat shok mendengar 55 pasien yang digitukan, padahal baru 1 pasien yang melakukan tuntutan dan ancaman hukumannya mengerikan.

Menurut Faisal, R saat berbincang dengan Faisal terlihat biasa saja bahkan sering tertawa dan tidak menunjukkan rasa takut sedikitpun.

Saat ditanya apakah R pernah meminta bantuan ke pemerintah terkait pendampingan untuk menghadapi tuntutan ini, ia menjawab sudah pernah hubungin pusat bantuan TKI namun tak ada bantuan.

R juga dipekerjakan secara pindah pindah hingga 50 majikan dalam waktu 1 tahun. Faisal mencurigai kalau R ada kelainan jiwa, ia pun mempertanyakan, “kok bisa didatangin ke Taiwan? kenapa tidak ada bantuan?”
[post_ads_2]
“Ini bukan lucu! kasihan loh, dan sampai sekarang masih dipekerjakan dan pindah pindah tempat, bayangin bapak, 55 pasien yang sudah digituin, 55 tempat ia bekerja secara pindah pindah dan saya yakin dia pernah minta bantuan tapi karena tidak direspon sehingga ada kebocoran seperti ini” Ujar Faisal

Menurut penuturan R, masalah gajinya juga tidak beres, ada yang dikasih dan ada juga yang tak dikasih. “Dikasih enggak dia nggak tahu, karena dia nganggapnya bantuin orang” Ujar Faisal

“Kasus ini sangat luar biasa perlu dibantu, saya menangani kasus lama, tidak pernah menangani kasus seperti ini, kalau tidak bisa dibantu secepatnya, dan majikan lain tahu, bagaimana kebelakangnya?” Kata Faisal

Menurut Faisal, bulan Maret ini akan melakukan sidang lagi atas tuntutan percobaan pembunuhan yang dilayangkan oleh salah satu majikannya dan ini adalah sidang putusannya.

Faisal meminta pihak KDEI mendampingi agar ia hanya dapat hukuman percobaan saja 2 tahun dan R diobatkan dan dpulangkan “Tolong obatkan dia sebelum dia sampai kedapan pintu rumahnya” Pintanya.



Pos terkait