Produk RI Bikin Panik Negara Lain, Akhirnya Lolos Dihambat!

  • Whatsapp

Banyak produk Indonesia yang bikin resah negara lain karena dianggap mengganggu pasar. Sebelumnya keramik Indonesia bikin resah Malaysia, juga produk baja Flat Rolled Product of Stainless Steel (FRPSS) yang bikin India mau menghambatnya.

Kini, satu lagi produk plain medium density fibre board (MDF Board) Indonesia dianggap jadi ancaman oleh dunia usaha di India. Namun, untungnya usulan pengenaan bea masuk anti dumping (BMAD) ditolak oleh pemerintah India.

Bacaan Lainnya
=== Banner iklan disini

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengapresiasi kebijakan India terhadap produk MDF Board dengan ketebalan di bawah 6 mm dari Indonesia. Keputusan tersebut tertuang dalam Office Memorandum yang dirilis di situs web Directorate General of Trade Remedies (DGTR) pada 20 Juli 2021.

DGTR India merekomendasikan pengenaan BMAD sebesar USD 22,47/CBM-USD 258,42/CBM terhadap produk MDF Board Indonesia pada 20 April 2021. DGTR menilai adanya kerugian material di industri dalam negeri MDF Board India.

“Kami mengapresiasi keputusan yang diambil Pemerintah India. Setelah rekomendasi dari DGTR India keluar, kami mengirimkan surat kepada Menteri Keuangan India, Menteri Perdagangan dan Industri India, serta Sekretaris Kementerian Perdagangan dan Industri India. Dalam surat tersebut, kami menyampaikan sejumlah fakta yang menunjukkan industri dalam negeri MDF Board India tidak mengalami kerugian sebagaimana dimaksud dalam Anti Dumping Agreement World Trade Organization (WTO),” kata Lutfi dalam pernyataannya Selasa (27/7).