PMI Hongkong yang Curi 6000 Masker Dipenjara 4 Minggu dan Denda HK$ 12.000

  • Whatsapp

Seorang pekerja rumah tangga asal Indonesia di Hong Kong, Masriki (35 tahun), dijatuhi hukuman penjara empat minggu setelah mengaku bersalah telah mencuri paketan yang berisi 5.500 lembar masker di Causeway Bay, Senin (17/2/2020).

Dilaporkan Stand News, terdakwa yang bernama Masriki telah mengaku bersalah atas dua tuduhan yaitu penipuan dan pencurian dalam persidangan hari ini di Pengadilan Tuen Mun Magistrates.

Bacaan Lainnya

Pengadilan membacakan tuntutan bahwa kedua korban yang bernama Sriyatin dan Ita, telah memesan masker dari Indonesia masing-masing sebanyak 2.000 lembar dan 3.500 lembar pada pertengahan Januari saat masker sedang sulit didapatkan di Hong Kong.

Masker yang dikirim melalui Anny Express di Causeway Bay Center tersebut sampai pada hari Jumat lalu, dan pada hari yang sama Masriki pergi ke outlet tersebut sebanyak dua kali untuk mengklaim dan mengambil masker dengan mengaku sebagai penerima kedua paket barang tersebut.

Pada sore yang sama, Ita yang akan mengambil paketan maskernya mengetahui bahwa ternyata seseorang telah mengambil barangnya tanpa ijin. Mengetahui hal tersebut, petugas agen jasa pemaketan barang langsung melapor ke polisi yang kemudian menangkap Masriki yang masih berada di sekitar area Causeway Bay.

Berdasarkan investigasi awal, polisi menemukan bahwa tersangka telah menjual 2.000 lembar masker dengan harga HK$ 7.140 (US$ 919), sedangkan kotak kedua yang berisi 3500 masker telah diberikan kepada orang lain yang hingga sekarang masih belum ditemukan.

Di persidangan, tersangka mengaku menyesali kejahatannya, dan mengaku bersalah serta menerima dakwaan. Dalam mitigasi, Masriki yang memiliki seorang putra berusia 12 tahun yang tinggal di Indonesia, mengatakan ia melakukan kejahatan karena sedang perlu uang banyak untuk operasi ayahnya.

Hakim Kelly Shui mengatakan bahwa dalam situasi sulit seperti sekarang ini seharusnya semua orang saling membantu dan tidak saling merampok, mencuri, atau saling menipu.

Selain memberi keringanan hukuman penjara empat minggu, Shui juga memerintahkan terdakwa untuk memberikan kompensasi kepada agen pengiriman barang sebesar HK$ 12.000 (US$ 1.545) untuk masker yang hilang. (migranpos)



Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *