ODP Corona di Jateng Terus Bertambah, Mayoritas Eks TKI

  • Whatsapp

Jumlah warga Jawa Tengah yang masuk orang dalam pengawasan (ODP) kasus Corona, terus bertambah. Sebagian besar ODP tersebut adalah para eks Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan orang-orang yang usai bepergian dari luar daerah rawan.

Bupati Banyumas, Achmad Husein, menyampaikan hingga saat ini ada 202 orang dalam pengawasan (ODP) kasus Corona di daerahnya. “Puskesmas selalu menyisir dan memantau jika ada laporan warga yang baru berasal (pulang) dari luar negeri. Sampai hari ini ODP di Banyumas ada 202 berdasarkan laporan setiap Puskesmas,” kata Achmad Husein.

Bacaan Lainnya

Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen memastikan 63 warganya masuk ODP, mayoritas merupakan tenaga kerja Indonesia (TKI) yang baru saja pulang ke kampung halamannya. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen, Hargiyanto, jumlah tersebut berpeluang terus bertambah, seiring banyaknya TKI yang akan pulang karena kontraknya habis.

Terpisah, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengatakan pemantauan juga dilakukan terhadap warga Sragen yang pulang dari daerah lain di Indonesia yang terdapat pasien positif Corona. Dia mencontohkan pemantauan kepada warganya yang baru saja pulang dari studi wisata di Bali.

Pemkab Rembang mengungkap bahwa selain ada seorang pasien dalam pengawasan (PDP) virus Corona atau COVID-19, di Rembang terdapat 21 ODP Corona. Ke-21 orang ini ada riwayat perjalanan ke luar negeri.

“ODP di Rembang sejauh ini terlaporkan ke kami 21 orang dalam pemantauan yang tersebar di beberapa kecamatan di Rembang. Mereka laporkan telah melaksanakan perjalanan ke daerah yang terpapar wabah COVID-19 ini. Ada dari China, Korea, Malaysia, umroh juga, sehingga ODP ini bukan orang yang sakit, tapi dalam pantauan,” papar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rembang, Ali Sofii.

RSUD Kajen di Kabupaten Pekalongan juga dirawat seorang pasien eks tenaga kerja wanita (TKW) yang baru pulang dari Hong Kong. Pasien tersebut kini dirawat di ruang isolasi dengan status Orang Dalam Pengawasan (ODP).

“SOP-nya memang begitu. Pasien Orang Dalam Pengawasan (ODP). Ini sudah membaik, dalam waktu dua hari ke depan sudah pulang akan kita cek ulang. Masih di ruang isolasi,” kata Kabid Pelayanan Medis RSUD Kajen, Imam Prasetyo.

detiknews



Pos terkait