Mungkin Terinspirasi TKI Taiwan, WHO Ikut Main TikTok Agar Warga Dunia Tak Panik Virus Corona

  • Whatsapp

Badan Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) membuat akun TikTok resmi mereka untuk menyebarkan informasi yang akurat terkait virus corona novel (COVID-19).

Hal itu dilakukan WHO demi mengurangi kekhawatiran masyarakat dunia akibat wabah virus corona yang makin meluas.

Bacaan Lainnya

Di dalam video TikTok pertama WHO, Kepala Teknis Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Benedetta Allegranzi menjelaskan cara untuk melindungi diri dari virus.

Lalu Allegranzi mengimbau masyarakat untuk mengakses situs web resmi WHO dan organisasi kesehatan lainnya, guna memperoleh informasi tambahan terkait virus corona.

“Kami bergabung dengan TikTok untuk memberi Anda nasihat kesehatan yang andal dan tepat waktu,” tulis WHO dalam deskripsi video pertamanya, dikutip The Verge.

Allegranzi pun mengimbau masyarakat untuk sesering mungkin membersihkan tangan menggunakan produk berbasis alkohol dan menggunakan siku atau tisu untuk menutup mulut ketika batuk atau bersin.

“Wabah COVID-19 menghasilkan informasi yang berlebihan, beberapa akurat dan beberapa tidak serta menyulitkan orang untuk menemukan sumber yang dapat dipercaya,” kata Juru Bicara WHO, Tarik Jasarevic kepada Business Insider.

Selain mengunggah video soal langkah-langkah bagaimana melindungi diri dari virus corona, dalam video kedua yang diunggah pada Sabtu (29/2) lalu, WHO menyarankan kepada masyarakat yang sehat untuk tidak memakai masker.

“Jika Anda tidak memiliki gejala pernapasan, seperti demam, batuk, atau pilek, Anda tidak perlu memakai masker. Masker hanya digunakan oleh petugas kesehatan, pengasuh, dan orang-orang yang mengalami gejala tersebut,” tulis WHO dalam keterangan video.

Jelang akhir video, April Baller yang bekerja di bawah divisi Program Kedaruratan Kesehatan WHO mempraktekkan bagaimana cara memakai masker yang benar.

Pertama, Baller mengimbau masyarakat untuk mencuci tangan terlebih dahulu, lalu periksa kondisi masker dengan seksama dan masker hanya boleh digunakan satu kali.

Saat ini akun TikTok WHO telah diikuti lebih dari 171 ribu pengguna. Video pertama WHO soal cara melindungi diri dari corona telah ditonton sebanyak 22 juta kali.

Sementara video kedua tentang bagaimana cara memakai masker yang benar telah ditonton 29 juta kali.

[cnnindonesia]



Pos terkait