Makin Mengkawatirkan, Pasokan Masker Terbatas Jumlah Korban Terus Bertambah, Hongkong Sudah 12 Orang dan Taiwan 9 Orang Per Hari Ini (1/31). Banyak BMI Datangkan Masker Melalui Paket dan Titipan Teman

  • Whatsapp

Jumlah korban terinfeksi virus corona makin hari makin meningkat dimana di Wuhan korban meninggal hingga mencapai 213 orang. Di Hongkong dan Taiwan, korban terinfeksi positif virus corona juga meningkat tajam.

Di Taiwan yang sebelumnya hanya 5 kini menjadi 9 orang dan di Hongkong kini sudah 12 orang positif virus corona dengan berbagai latar belakang.

Korban terinfeksi di Hongkong berusia antara 39 hingga 75 tahun dan di Taiwan rata – rata yang sudah berusia diatas 50 tahun.

Bacaan Lainnya

Situasi yang demikian, di Taiwan sendiri dilarang untuk melakukan penjualan masker keluar Taiwan dan bagi yang melanggar dengan jualan online akan didenda karena hingga tanggal 23 Februari nanti Taiwan memberlakkan larangan membawa keluar masker melebihi batas yang ditentukan.

Siapapun yang pergi dari Taiwan dilarang membawa lebih dari 50 masker atau satu bok dan siapapun dilarang mengirimkan masker keluar Taiwan.

Ditengah maraknya sulitnya mencari masker, banyak BMI yang nyambi jualan di Hongkong dan Taiwan mendatangkan masker dari Indonesia melalui paket kargo dan titip teman yang cuti. Diantara mereka ada yang menjual kembali dan ada yang memakai sendiri.

Hal ini sebagaimana penelusuran redaksi melalui beberapa orang yang memborong masker untuk dikirimkan keluar negeri, dengan alasan disana susah mendapat masker, demikian ungkapnya kepada redaksi.

Hingga di beberapa wilayah Indonesia sendiri pembelian masker banyak yang dibatasi dan bahkan banyak apotek yang tidak memiliki stok masker, padahal Indonesia belum ada yang terinfeksi positif virus ini.

Jika perkembangan virus ini di Taiwan dan Hongkong tidak dapat dikendalikan dan korban terus bertambah, hal ini tentu akan sangat berefek pada nasib para TKI yang bekerja di sana.

Seperti Wuhan, banyak pendatang ditarik kembali ke negaranya demi menyelamatkan mereka dari serangan virus mematikan ini.

Kita semua berharap, wabah virus ini tidak menyebar di Taiwan, Hongkong dan Singapura agar nasib para BMI tetap aman disana.



Pos terkait