Kasus Pertama Virus Corona di Indonesia Ditemukan, Harga Masker Makin Melonjak Tinggi Tembus 1,2 Juta per Kotak

  • Whatsapp

Kekhawatiran masyarakat Indonesia terhadap merebaknya infeksi virus corona membuat masker banyak diburu.

Apalagi telah dikabarkan bahwa di Indonesia kini telah terdapat dua pasien yang positif terinfeksi virus corona.

Bacaan Lainnya

Kabar ini cukup mengejutkan mengingat sejak wabah corona terjadi pada awal tahun, Indonesia mengklaim tidak memiliki satu pun penduduk yang positif penyakit radang pernapasan tersebut.

Menurut laporan dari Antara, Spesialis pencegahan infeksi, Eli Perencevich, Profesor Kedokteran dan Epidemilogi di Fakultas Kedoteran Universitas Lowa mengatakan, seseorang tidak membutuhkan masker.

Hal tersebut juga diungkapkan oleh Kementerian Kesehatan, Terawan Agus Putranto, masker tidak perlu digunakan oleh orang sehat.

Tetapi, masyarakat Indonesia tetap khawatir akan penyebaran virus corona ini.

Sebelum virus corona tersebut masuk ke Indonesia, permintaan masker di negara lain melambung tinggi. Hal ini kemudian menyebabkan harga masker meroket hingga ratusan persen.

Namun, kini masker semakin sulit ditemui, bukan hanya di Indonesia di negara lain pun mengalami kelangkaan. Alasannya, karena permintaan masker dunia sangat tinggi, terutama dari negara-negara yang mengonfirmasi virus corona.

Rata-rata toko online memberi harga standar yakni sekitar Rp 90.000 sampai Rp 370.000 per kotak. Tiap kotak masker berisi 50 buah. Untuk membeli masker per dus, harga bervariasi tiap daerah.

Selain masker biasa, ada juga jenis masker terbaik yang biasa digunakan oleh tim medis yaitu masker jenis N95.

Harga masker N95 ini di Indonesia melonjak drastis. Banyak yang merasa perlu untuk menangkal udara luar masuk secara langsung ke sumber pernapasan

Berdasarkan pantauan redaksi dari beberapa online shop, harga tipe masker N95 yang dibanderol paling murah Rp 800 ribu sementara termahal di kisaran Rp 1,2 juta dengan merek 3M.



Pos terkait