Kabur Saat Jalani Karantina, Pekerja Asing Ini Ditemukan Gantung Diri di Taipei

  • Whatsapp

Seorang pekerja asing yang diidentifikasi sebagai warga Irlandia yang dilaporkan menghilang secara tiba-tiba saat tengah menjalani karantina rumahan ditemukan tewas pada hari Rabu (08/04) di Kota Taipei, yang diduga merupakan aksi bunuh diri.

Pria itu, yang berusia 50-an tahun dilaporkan tiba di Taiwan dalam penerbangan dari Vietnam pada tanggal 17 Maret lalu.

Bacaan Lainnya

=== Banner iklan disini

Akibat pandemi corona, otoritas kesehatan Taiwan mewajibkan semua pengunjung yang tiba di Taiwan yang berasal dari luar negeri untuk menjalani karantina rumahan selama 14 hari.

Namun, ketika polisi melakukan pemeriksaan rutin, pria ini tidak ditemukan di tempat tinggalnya yang terdaftar secara resmi di Distrik Xinyi, Taipei. Apartemen itu tampak kosong, laporan media SETNNews.

[ads1]

Ketika polisi sedang mencari dia, mereka menerima laporan dari seorang warga yang menemukan mayat pria yang tergantung di lereng bukit, di sebelah kebun sayur, pada pukul 7:37 pagi pada hari Rabu (08/), laporan media ETtoday.

Penyelidikan awal dari petugas berwenang di tempat kejadian menyatakan bahwa pria itu tewas akibat gantung diri.

Tidak ada catatan bunuh diri yanga ditemukan di tempat kejadian, tetapi barang bawaan pria itu ditemukan tergeletak di dekat tubuhnya.

Pejabat kepolisian Taiwan mengesampingkan kemungkinan kematiannya bisa disebabkan oleh wabah virus corona asal Wuhan, China (COVID-19).

Kantor perwakilan Taiwan di Irlandia telah diinformasikan atas insiden ini dan akan membantu memberi tahu anggota keluarga pria itu mengenai berita tragis ini.

[ads2]

Proses investigasi telah dimulai mengenai penyebab pasti kematian korban, termasuk otopsi untuk menentukan apa yang mendorong korban nekat gantung diri.

Pada 17 Maret, Pusat Komando Epidemi (CECC) Taiwan menaikkan larangan perjalanan ke Vietnam ke Level 3, yang berarti siapa pun yang tiba di Taiwan dari negara itu sejak hari itu wajib menjalani karantina rumahan selama 14 hari.

Pada saat mayat pria itu ditemukan, karantina wajib yang harus ia jalani dalam upaya mencegah penyebaran corona telah berakhir seminggu sebelumnya.

Sumber : ETtoday, SETNNews, CTWant, Indogo



Pos terkait