Kabar Baik, Taiwan Tak Akan Lakukan Razia Besar – Besaran Kepada Pekerja Kaburan dan Ilegal di Rumah Sakit, Kalian Bisa Bekerja Aman Dirumah Sakit

  • Whatsapp

SUARABMI – Depnaker Taiwan menyatakan kesediaan bekerja sama sepenuhnya dengan Central Komando Epidemi Pusat (CECC) untuk sementara menangguhkan penangkapan terhadap pekerja migran ilegal karena diduga sebagai celah penyebab penyebaran penularan virus Corona.

Ketika mengadakan pemeriksaan di rumah sakit kemarin, secara khusus Kepala CECC Taiwan Chen She-Chong (陳時中) menyebutkan, ia tidak setuju adanya peningkatan penyelidikan terhadap pekerja ilegal di rumah sakit-rumah sakit pada tahap sekarang seperti yang diumumkan Kementerian Tenaga Kerja baru-baru ini.

Bacaan Lainnya

Menurut pertimbangan Chen She-Chong, ini jelas-jelas tidak konsisten apabila mewajibkan pihak rumah sakit untuk melaporkan atau memberitahu Departemen Imigrasi adanya pekerja migran ilegal di rumah sakit tersebut.

Lebih lanjut Chen She-Chong mengatakan, sekarang ini yang kita fokuskan adalah keselamatan dan pelatihan pekerja migran untuk mendampingi pasien, bukan karena status pekerja migrannya legal atau ilegal, demikian dilansir United Daily News (1/3/2020).

Apabila pada saat ini dilakukan peningkatan pemeriksaan terhadap pekerja migran ilegal dan atau melaporkannya, dikhawatirkan pasien akan dibiarkan tanpa ada yang mengawasi. Jika kesenjangan ini terjadi kemudian harus digantikan oleh staf perawat, itu adalah hal yang tidak mungkin dan juga tidak masuk akal.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kasus ke-32 di Taiwan pasien yang dinyatakan positif terjangkit virus Corona (COVID-19) adalah seorang pekerja migran ilegal, setelah ditelusuri ia pernah menjaga pasien terinfeksi virus tersebut dan merupakan kasus ke-27. Karena alasan itulah, Depnaker dan Imigrasi Taiwan akan melakukan razia besar-besaran dan meningkatkan penyelidikan terhadap pekerja migran ilegal.

Penulis: HaniTW
Editor: Redaksi



Pos terkait