Kabar Baik, Amnesty TKI Tak Berdokumen (Kaburan) Taiwan Hanya Bayar NT$1000 Bila Ingin Pulang Kampung, Kapan Mulai? Tunggu Saja

  • Whatsapp

SUARABMI.COM – Setelah ada usulan dari organisasi masyarakat Taiwan dan juga Organisasi Pekerja Global (GWO) yang mendesak pemerintah untuk memberikan amnesty lagi kepada para pekerja swasta, sebagai upaya pencegahan penyebaran virus, usulan ini sudah dirapatkan pemerintah Taiwan.

Usulan ini datang setelah pengasuh wanita tidak berdokumen dari Indonesia dikonfirmasi pada hari sebelumnya sebagai pasien ke-32 di Taiwan yang suspect coronavirus.

Bacaan Lainnya

=== Banner iklan disini

“Pekerja migran ilegal sangat mungkin menjadi celah di jaringan pencegahan virus Taiwan,” Karen Hsu (徐瑞希), sekretaris jenderal GWO, mengatakan kepada CNA. “Bahkan jika mereka tahu mereka terinfeksi penyakit ini, mereka akan takut untuk periksa atau meminta bantuan, karena mereka tidak ingin dideportasi.”

Dia menyarankan agar pemerintah Taiwan memberikan amnesti kepada sekitar 50.000 pekerja migran ilegal di negara itu, pada saat kekurangan tenaga kerja yang parah di tengah wabah COVID-19.

Menurut desas desus yang beredar, biaya penyerahan diri setelah di amnesty nanti hanya berkisar NT$1000 saja dimana sebelumnya bisa mencapai NT$10.000.

Hal ini juga sebagaimana disampaikan Faisal Soh dalam siaran langsungnya dimana ia berharap amnesty ini bisa disetujui.

“Hari ini departemen tenaga kerja telah membuat program, yaitu untuk denda penyerahan diri akan dilakukan amnesty dengan denda terendah hanya NT$1000, tapi kapan disetujui, apakah disetujui apa tidak, saya belum tahu” Ungkap Faisal Soh.

Namun biaya NT$1000 itu adalah biaya denda, belum termasuk tiket dan akomodasi makan dan tempat tinggal selama menunggu proses deportasi yang dijanjikan memakan waktu 1 minggu.

Bagaimana dan kapan program amnesty ini mulai berlaku, simak terus beritanya disini.

____
focustaiwan,cna, live faisal soh



Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *