Belum Kelar Corona, Ada Flu Babi Tewaskan 56 Orang di Taiwan

  • Whatsapp

Taiwan kini sedang pusing. Bukan hanya karena corona yang menyebar dengan masif tapi juga karena flu babi (H1N1).

Menurut Kementerian Kesehatan Taiwan (CDC), Korban yang tewas berumur di antara 47 hingga 97 tahun.

Penyakit ini bukan hal baru di Taiwan. Sebagaimana dilansir media Hong Kong South China Morning Post, flu babi sudah menyerang negara itu sejak tiga bulan lalu.

Bacaan Lainnya

“Sudah ada 771 pasien kasus influenza ini dengan komplikasi sejak 1 Oktober, di mana 56 orang tewas,” kata Juru Bicara CDC, Selasa (4/2/2020).

Para rapat mingguan Jumat kemarin, Direktur Deputi Pusat Pengendalian Penyakit, Mr. Zhuang Renxiang, menyatakan bahwa virus H1N1 (flu babi) merupakan sumber utama flu di Taiwan.

Minggu lalu, 13 korban dengan rentang usia 47-97 tahun meninggal karena flu musiman ini. Dari 1 Oktober tahun lalu sampai 25 Januari 2020, terdapat 771 kasus H1N1 dan total 56 kematian karena virus tersebut.

Flu babi sejenis dengan flu musiman yang biasa menyerang manusia. Namun biasanya memang menyerang burung dan babi.

Jenis flu ini ditemukan tahun 1919. Gejalanya meliputi demam, batuk, pilek, menggigil dan penurunan daya tahan tubuh.

Flu babi menyerang pernapasan dan sangat menular. Sejak November lalu, pemerintah Taiwan sudah membagi vaksin gratis untuk menekan naiknya penderita. [cnbcindonesia]



Pos terkait