Aturan Baru Taiwan, Denda NTD 6000 Bagi yang Buang Masker Bekas di Jalanan

  • Whatsapp

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Taiwan (CDC) pada 7 April kemarin mengeluarkan kebijakan baru yaitu denda maksimal NTD 6000 bagi siapapun yang membuang masker bekas sembarangan di jalan.

Taiwan juga termasuk salah satu negara yang terdampak pandemi COVID-19. Hingga hari ini, Jumat 10/4/2020 jumlah kasus yang terinfeksi virus Corona sebanyak 382 kasus.

Bacaan Lainnya

Kebijakan-kebijakan baru untuk melakukan pencegahan penyebaran virus Corona telah dilakukan berikut sanksi dendanya bagi yang melanggarnya.

Beberapa waktu lalu, telah mengeluarkan kebijakan terhadap penumpang transportasi umum untuk mengenakan masker.

Apabila ada penumpang yang tetap ngotot tidak mau memakai masker setelah diingatkan oleh petugas angkutan umum, maka akan dikenakan denda maksimal NTD 15.000.

Selain itu, Pemerintah Taiwan melalui Pusat Komando Epidemi Sentral Taiwan (CECC) kembali mengeluarkan kebijakan baru tentang adanya pengontrolan aliran masyarakat keluar masuk di tempat-tempat keramaian pada Jumat (10/4/2020).

Kepala CECC, Chen She-Chong (陳時中) dalam siaran persnya menjelaskan, selama liburan panjang pada peringatan Qingming Jie awal April kemarin, banyak tempat wisata penuh dengan pengunjung yang keluar masuk.

Menurutnya, setelah masa cuti berakhir, jumlah dugaan kasus yang dilaporkan untuk melakukan pemeriksaan juga meningkat.

Untuk itu, guna memotong rantai penularan infeksi dan pencegahan epidemi domestik, CECC mengumumkan bahwa mulai sekarang (10/4/2020), tempat-tempat wisata, taman nasional, area hiburan, pasar malam, kuil tempat sembahyangan dan area pusat keramaian lainnya akan menerapkan langkah-langkah pengontrolan untuk mengendalikan kerumunan massa.

CECC mengharapkan supaya para pengusaha industri, pertokoan, unit manajemen, dan masyarakat mau bekerja sama untuk melakukan yang terbaik guna pencegahan epidemi COVID-19.

Penulis: hanTW



Pos terkait