Antisipasi Pekerja Perawat Pasien Ilegal, Siapapun yang Masuk RS di Taiwan Harus Isi Biodata

  • Whatsapp

Semakin merebaknya wabah Virus Corona (COVID-19) yang sudah menular hingga ke pekerja migran, mulai sekarang Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Taiwan memberlakukan peraturan baru yaitu melakukan pendataan bagi siapa saja yang mendampingi pasien masuk rumah sakit.

Hal tersebut dilakukan mengingat kasus ke-32 pasien yang terjangkit Virus Corona adalah seorang pekerja migran dengan status ilegal yang sebelumnya bekerja merawat pasien di rumah sakit.

Bacaan Lainnya

Seperti dilansir United Daily News, (28/2/2020), menteri Kesehatan dan Kesejahteraan, Shi Chong-Liang (石宗良) menjelaskan, selain poster yang sudah dipasang di rumah sakit-rumah sakit, juga akan dilakukan pendataan khusus bagi siapa saja yang mendampingi atau menjenguk pasien, mereka diharuskan mengisi data diri, nomor KTP/ARC, alamat rumah, nomor telpon, dan apa hubungannya dengan pasien.

Dengan begitu, lanjut Shi Chong-Liang, pihak rumah sakit akan mengetahui siapa-siapa yang mendampingi maupun yang merawat pasien. Apabila perawatnya seorang pekerja migran, atau perawat pasien yang sudah ada kerjasama dengan pihak rumah sakit, akan diketahui apakah berstatus legal atau ilegal.

Sementara itu, Kepala Pusat Komando Epidemi Wabah penyakit, Chen Shizhong (陳時中) mengatakan, untuk mengantisipasi dan mengurangi kemungkinan infeksi silang, perlu memahami situasi dengan cepat dan akurat.

_______
liputanbmi



Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *