Akhir Tahun Nanti Akan Menikah, Calon Istri TKI Korea Ini Terlibat Dalam Kecelakaan Bus Maut yang Menewaskan 27 Orang Karena Goole Maps, Begini Ceritanya

  • Bagikan

“Tolong jemput aku jam 21.00 WIB ya!” video call terakhir Resa sesaat sebelum jadi korban bus maut di Sumedang. Begitu dijemput, Resa sudah jadi jenazah, keluarga syok berat!

Kecelakaan maut terjadi di Sumedang, Jawa Barat. Kecelakaan yang melibatkan bus berisi rombongan SMP IT Al Muawwanah tersebut, menyebabkan 27 orang meninggal dunia.

=== Banner iklan disini

Salah seorang korban yang meninggal dunia dalam kecelakaan mengerikan tersebut yakni, Resa Siti Khoeriyah, calon istri TKI Korea Selatan.

Sebelum berangkat bersama rombongan lainnya, sang ibu, Yayat (50), telah melarang Resa untuk berangkat karena cuaca sedang tidak bersahabat.

“Gak usah ikut, Teh, sekarang musim hujan. Tapi, dia bilang harus ikut. Gimana lagi atuh karena sudah direncanakan dari awal, kata si Teteh,” ujar Yayat menirukan Resa saat ditemui di rumah duka di Kampung Pasirlaja, Desa Cisalak, Kabupaten Subang, Kamis (11/3/2021), dikutip Tribunnews dari Tribun Jabar.

Lebih lanjut, Yayat mengatakan Resa sempat video call ayah sesaat sebelum kecelakaan terjadi. Namun, kebetulan video call tersebut diangkat oleh Yayat.

Lewat panggilan video call, Resa mengabarkan dirinya tiba di Wado dan minta dijemput pukul 21.00 WIB. “Dia ngasih kabar sudah sampai di Wado agar dijemput jam sembilan,” ujar Yayat.

Tak lama kemudian, keluarga Resa mendapat kabar soal kecelakaan bus pariwisata Sri Padma Kencana di tanjakan Cae, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang.

Ayah Resa kemudian bergegas ke RSUD Sumedang untuk menemui sang putri. Sesuai permintaannya, Resa dijemput sang ayah tepat pukul 21.00 WIB.

Namun, Resa sudah dalam kondisi tak bernyawa. Tak hanya keluarga, calon suami Resa yang kini bekerja di Korea juga berduka.

Kakak Resa, Witono (30), mengatakan sang adik rencananya akan menikah akhir tahun nanti. “Dia juga sudah melangsungkan pertunangan bersama teman lelakinya,” ungkap Witono.

“Sekarang teman lelakinya masih di Korea, jadi TKI. Rencananya, pernikahan dilangsungkan setelah calon suami selesai kontrak dan pulang ke Indonesia akhir tahun nanti,” imbuhnya.

Bus Sri Padma Kencana bernopol T 7591 TB yang mengalami kecelakaan di Tanjakan Cae, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat pada Rabu (10/3/2021) malam pukul 18.30 WIB.

Dihimpun dari berbagai sumber, bus yang dikemudikan oleh Yudi Awan yang turut menjadi korban meninggal dunia tersebut mengalami kecelakaan di jalur yang peruntukannya bukan untuk dilewati kendaraan besar termasuk bus.

Sopir bus dinilai tidak mampu mengendalikan kendaraan hingga membuat seluruh penumpang yang berjumlah 66 orang masuk ke dalam jurang.

Bahkan polisi mensinyalir kalau Yudi menggunakan aplikasi google maps akibat tidak mengetahui jalan pulang ke Subang.

Bus diketahui mengangkut 66 penumpang. Dari total tersebut, sebanyak 27 orang meninggal dunia, sementara 39 lainnya selamat.

Penulis: Tribunnews
  • Bagikan
==