6 Tahun Bekerja di Hongkong, Pulang Semua Hasil Kerjanya Ludes Dijual Suami Untuk Judi dan Selingkuh, Mobil, Motor dan Kebun Ludes. Dan Kini Berharap Taiwan Mau Menerimanya

  • Whatsapp

Nasib orang tidak ada yang tahu, ada yang mendapatkan rejeki dengan mudahnya namun ada juga yang harus bekerja ekstra demi rejekinya dan tidak sedikit dari mereka ketika sudah mendapat rejeki, dihabiskan oleh orang lain begitu saja.

Seperti yang dialami oleh mbak L ini, bekerja di Hongkong 6 tahun, bisa membeli tanah kebon jati, mobil dan motor serta bangun rumah namun kini harus gigit jari saat pensiun dari Hongkong karena semua hasilnya telah dijual oleh suaminya yang suka judi dan bermain wanita.

Read More

Kisah L ini diceritakan oleh adiknya yang hingga kini juga masih bekerja di Hongkong, sedangkan L kini mencoba peruntungan di Taiwan setelah pulang dari Hongkong.

“Keronto – ronto hatiku melihat nasib mbakku, kerja di Hongkong 6 tahun, saat pulang semua habis dijual suaminya di pakai judi dan selingkuh. Mobil, motor, kebon jati habis dijual yang tersisa hanyalah rumah, berhubung dibangun ditanah mertua, karena L numpang hidup di Blitar dikeluarga mertuanya, dia sendiri dari Bandung” Ungkap nya sebagaimana pesan messenger yang diterima redaksi suarabmi.

Karena semua sudah habis dijual oleh suami, L pun pulang ke kampung halamannya dengan mengajak anaknya yang masih balita, sedangkan anaknya yang besar kini hidup dan belajar di pesantren.

Setelah kejadian ini, L mencoba ke Hongkong namun ternyata di Hongkong 2 kali di interminit. “Hari ini mbakku pulang Indonesia dan belum mendapat hasil sama sekali sedangkan kedua anaknya butuh biaya” Ungkap adiknya.

Kini L berencana ingin mendaftar menjadi TKW di Taiwan berharap disanalah ada rejeki untuknya, namun umurnya kini sudah 44 tahun, “Namun tidak pernah putus asa, dia selalu semangat dan ceria meski hatinya hancur” Ungkap adiknya.

“Kawan – kawan BMI, minta doanya semoga mbakku masih bisa proses ke Taiwan dan ada rejeki disana buat anak – anaknya” Pinta adiknya kepada netizen.

Kisah yang dialami L ini sejatinya banyak sekali menimpa kawan BMI, namun hanya satu dua yang terekpos media. Belajar dari kasus ini, sebagai istri jika membeli sesuatu, atas namakanlah dirimu sendri jangan suamimu atau memang jika terpaksa, atas namakanlah berdua, jadi tidak akan bisa dijual kecuali atas kesepakatan berdua.

Semoga kesuksesan selalu menyertai para BMI dimanapun berada dan kesuksesan semoga lekas datang menghampirimu.

*Kamu punya kisah – kisah nyata seperti ini, ceritakan saja ke redaksi suaraBMI. Dengan bercerita, beban masalahmu akan berkurang dan mungkin bisa dijadikan pengalaman bagi yang lainnya.

Related posts